Sekitar 2 menit baca
Nyepi: Satu Hari Ketika Sebuah Pulau Benar-Benar Berhenti
Tidak banyak tempat di dunia yang menghentikan seluruh aktivitasnya selama dua puluh empat jam penuh โ termasuk menutup bandara internasionalnya.
Tahun baru yang dijalani dengan diam
Nyepi adalah tahun baru Saka bagi umat Hindu Bali. Berbeda dari tahun baru di kebanyakan kebudayaan, perayaannya justru berupa penghentian total aktivitas selama satu hari penuh.
Tanggalnya ditentukan lewat kalender Saka Bali, jatuh sehari setelah bulan mati (tilem) pada sasih Kesanga, dan umumnya berada di sekitar bulan Maret.
Empat pantangan yang dijalankan
Selama Nyepi dijalankan empat pantangan yang dikenal sebagai Catur Brata Penyepian: tidak menyalakan api atau lampu, tidak bekerja, tidak bepergian, dan tidak menikmati hiburan atau kesenangan.
Sebagian orang menambahkan laku berpuasa dan berdiam diri sepenuhnya. Tingkat penerapannya bervariasi antar keluarga, tapi larangan bepergian dan menyalakan lampu di luar rumah dijalankan secara luas.
Rangkaian sebelum dan sesudahnya
Sehari sebelum Nyepi, suasananya justru sangat ramai. Ada upacara pembersihan, dan pada malam harinya diarak ogoh-ogoh โ patung besar bersosok raksasa yang dibuat warga selama berminggu-minggu, lalu diarak dengan iringan gamelan sebelum dimusnahkan.
Kontras antara malam yang riuh dan hari berikutnya yang sunyi total adalah salah satu hal yang paling berkesan bagi siapa pun yang mengalaminya.
Sehari setelah Nyepi ada Ngembak Geni, ketika aktivitas kembali normal dan warga saling mengunjungi serta bermaafan.
Berlaku untuk semua orang di pulau itu
Yang membuat Nyepi unik adalah cakupannya. Aturan tidak bepergian berlaku bagi semua orang yang berada di Bali, termasuk wisatawan dan yang bukan pemeluk Hindu.
Bandara internasional ditutup selama dua puluh empat jam โ praktik yang nyaris tidak ada bandingannya di dunia. Hotel tetap beroperasi untuk tamunya, tapi tamu diminta tetap berada di dalam area penginapan dan menjaga agar cahaya tidak terlihat dari luar.
Efek sampingnya yang menarik
Karena kendaraan berhenti dan aktivitas terhenti, kualitas udara dan tingkat kebisingan di Bali turun drastis selama Nyepi. Langit malam Nyepi juga jadi salah satu waktu terbaik melihat bintang di pulau itu.
Bagi banyak orang, terlepas dari keyakinannya, satu hari tanpa layar dan tanpa aktivitas ternyata terasa seperti jeda yang jarang didapat.
Mau langsung mencoba hitungannya?
Buka halaman Kalender Bali โArtikel Lainnya
Kalender Bali
Membaca Kalender Bali: Sistem Waktu Paling Rumit di Indonesia
Kalender Bali menjalankan sepuluh siklus hari sekaligus, dari siklus satu harian sampai sepuluh harian. Kalau kamu pernah bingung kenapa Galungan tidak pernah di tanggal yang sama, jawabannya ada di sini.
Kalender Bali
Galungan dan Kuningan: Rangkaian Sepuluh Hari yang Datang Tiap 210 Hari
Yang terlihat sebagai dua hari raya sebenarnya satu rangkaian panjang yang dimulai jauh sebelum Galungan dan baru selesai berhari-hari setelah Kuningan.
Kalender Bali
Tumpek: Rangkaian Perayaan yang Menghormati Tumbuhan, Hewan, dan Benda
Ada satu rangkaian hari raya di Bali yang secara khusus ditujukan untuk pohon, ternak, alat kerja, dan kesenian โ jauh sebelum istilah keberlanjutan populer.
Weton
Weton di Jawa Timur: Bukan Sekadar Hitungan, Tapi Cara Orang Menata Hidup
Kalau kamu pernah belanja di Pasar Legi Ponorogo atau Pasar Pon Trenggalek, sebenarnya kamu sudah menyentuh sistem weton tanpa sadar. Nama pasar-pasar itu bukan kebetulan.
Weton
Cara Menghitung Weton Sendiri Tanpa Kalkulator
Kalkulator memang lebih cepat, tapi begitu tahu logikanya kamu bisa menghitung weton siapa pun cukup dengan selembar kertas โ dan tahu kalau ada situs yang hasilnya keliru.
Weton
Petung Jodoh Weton: Apa yang Sebenarnya Dihitung
Hitungan jodoh weton bukan satu rumus tunggal. Ada beberapa metode yang berjalan bersamaan, dan tidak jarang hasilnya saling bertentangan.