Sekitar 2 menit baca
Imlek di Indonesia: Dari Dilarang Sampai Jadi Libur Nasional
Perayaan Imlek yang sekarang terlihat di mal-mal besar sempat dilarang dirayakan di ruang publik Indonesia selama lebih dari tiga dekade.
Tahun baru yang mengikuti bulan
Imlek adalah tahun baru dalam kalender lunisolar Tionghoa — sistem yang mengikuti peredaran bulan tapi disesuaikan berkala agar tetap selaras dengan musim. Karena itu tanggalnya berpindah-pindah dalam kalender Masehi, umumnya antara akhir Januari sampai pertengahan Februari.
Penyesuaian berkala itu dilakukan dengan menyisipkan bulan tambahan pada tahun tertentu, mirip prinsip tahun kabisat tapi dalam skala bulan.
Masa pelarangan
Melalui kebijakan yang terbit pada 1967, perayaan keagamaan dan adat istiadat Tionghoa dibatasi hanya boleh dilakukan di lingkungan keluarga, tidak di ruang publik. Selama masa itu, perayaan Imlek berjalan tertutup di rumah-rumah.
Kebijakan ini dicabut pada masa reformasi. Imlek kemudian ditetapkan sebagai hari libur nasional mulai tahun 2003, dan sejak itu perayaannya kembali terlihat terbuka di berbagai kota.
Tradisi yang bertahan
Beberapa kebiasaan yang masih lekat: pemberian angpao dari yang sudah menikah kepada yang belum, hidangan tertentu yang dianggap membawa keberuntungan, warna merah yang mendominasi, serta pertunjukan barongsai dan liong.
Di Indonesia, perayaan ini juga menyerap warna lokal. Di beberapa daerah muncul bentuk perayaan yang berbaur dengan tradisi setempat — salah satu contoh yang sering disebut adalah tradisi Cap Go Meh yang di sejumlah kota berkembang jadi perayaan lintas komunitas.
Kenapa shio jadi ikut populer
Shio menempel erat pada Imlek karena tiap tahun baru menandai pergantian hewan. Setiap menjelang Imlek, pembicaraan soal "tahun apa berikutnya" muncul kembali di media dan percakapan sehari-hari.
Menariknya, di Indonesia shio dikenal luas jauh melampaui komunitas Tionghoa — banyak orang tahu shionya sendiri tanpa merayakan Imlek sama sekali. Ini contoh bagaimana satu unsur budaya bisa menyeberang dan diterima secara umum.
Menghitung shio dengan benar
Karena Imlek tidak jatuh 1 Januari, penentuan shio berdasarkan tahun Masehi saja bisa keliru untuk orang yang lahir di awal tahun. Ini kesalahan yang sangat umum di banyak situs.
Kalkulator di halaman Shio situs ini memperhitungkan tanggal Imlek, sehingga kelahiran Januari dan awal Februari tetap dipetakan ke tahun shio yang benar.
Mau langsung mencoba hitungannya?
Buka halaman Shio →Artikel Lainnya
Shio
Kuda Api 2026 dan Kambing Api 2027: Dua Tahun yang Karakternya Bertolak Belakang
Tahun 2026 adalah Kuda Api — kombinasi yang cuma datang sekali tiap 60 tahun, dan punya sejarah nyata yang cukup dramatis di Jepang.
Shio
Siklus 60 Tahun: Sistem di Balik Shio yang Jarang Dijelaskan
Kebanyakan orang tahu ada 12 shio. Yang jarang dibahas, di baliknya ada sistem penamaan tahun berusia ribuan tahun yang jauh lebih rumit.
Shio
Kecocokan Shio: Segitiga, Pasangan, dan Enam Benturan
Kecocokan shio bukan daftar acak. Kalau digambar dalam lingkaran dua belas, polanya membentuk bentuk geometris yang sangat rapi.
Weton
Weton di Jawa Timur: Bukan Sekadar Hitungan, Tapi Cara Orang Menata Hidup
Kalau kamu pernah belanja di Pasar Legi Ponorogo atau Pasar Pon Trenggalek, sebenarnya kamu sudah menyentuh sistem weton tanpa sadar. Nama pasar-pasar itu bukan kebetulan.
Weton
Cara Menghitung Weton Sendiri Tanpa Kalkulator
Kalkulator memang lebih cepat, tapi begitu tahu logikanya kamu bisa menghitung weton siapa pun cukup dengan selembar kertas — dan tahu kalau ada situs yang hasilnya keliru.
Weton
Petung Jodoh Weton: Apa yang Sebenarnya Dihitung
Hitungan jodoh weton bukan satu rumus tunggal. Ada beberapa metode yang berjalan bersamaan, dan tidak jarang hasilnya saling bertentangan.